Pergeseran Kesetimbangan

Minggu, 29 April 2018


   1. Azas Le Chatelier
Pada tahun 1884, Henri Louis Le Chatelier ( 1850 – 1936 ) berhasil menyimpulkan pengaruh faktor luar terhadap kesetimbangan. Kesimpulan Le Chatelier tersebut dikenal sebagai azas Le Chatelier sebagai berikut :
“ Bila terhadap suatu kesetimbangan dilakukan suatu tindakan ( aksi ), maka sistem itu akan mengadakan reaksi yang cenderung mengurangi pengaruh aksi tersebut “
Secara singkat, asas Le Chatelier dapat disimpulkan sebagai :
            Reaksi = - Aksi
Cara sistem bereaksi adalah dengan melakukan pergeseran ke kiri atau ke kanan.
2. Pengaruh Konsentrasi
Sesuai dengan azas Le Chatelier, jika konsetrasi salah satu komponen diperbesar, maka reaksi sistem adalah mengurangi konsentrasi komponen tersebut. Sebaliknya, jika konsentrasi salah satu komponen diperkecil,maka reaksi sistem adalah menambah konsentrasi komponen itu.
Ø  Jika konsentrasi pereaksi diperbesar, setimbang akan bergeser ke kanan
Ø  Jika konsentrasi pereaksi diperkecil, setimbang akan bergeser ke kiri
   3. Pengaruh Tekanan
Penambahan tekanan dengan cara memperkecil volume akan memperbesar konsentrasi semua komponen. Sesuai dengan azas Le Chatelier, maka reaksi sistem adalah mengurangi tekanan.
Tekanan gas bergantung pada jumlah molekul dan tidak bergantung pada jenis gas. Oleh karena itu, untuk mengurangi tekanan, maka reaksi kesetimbangan akan bergeser ke arah yang jumlah koefisiennya lebih kecil. Sebaliknya, jika tekanan dikurangi dengan cara memperbesar volume, maka reaksi sistem adalah menambah tekanan dengan cara menambah jumlah molekul. Reaksi akan bergeser ke arah yang jumlah koefisienya lebih besar.
   4. Pengaruh Suhu
Jika suhu sistem kesetimbangan dinaikkan, maka reaksi sistem adalah menurunkan suhu , sehingga setimbang akan bergeser ke pihak reaksi menyerap kalor ( ke pihak reaksi endoterm ). Sebaliknya, jika suhu sistem diturunkan, maka setimbang akan bergeser ke pihak reaksi eksoterm.
Selain menggeser posisi kesetimbangan, perubahan suhu juga mengubah nilai tetapan kesetimbangan. Jika perubahan suhu menggeser kesetimbangan ke kanan, maka nilai tetapan kesetimbangan akan bertambah. Sebaliknya, jika bergeser ke kiri, maka nilai tetapan kesetimbangan akan berkurang.
   5. Pengaruh Katalis
Penggunaan katalis akan mempercepat tercapainya keadaan kesetimbangan, tetapi tidak mengubah posisi kesetimbangan.
   6. Kesetimbangan dalam industri
a.   Pembuatan Amonia Menurut Proses Haber-Bosch
Nitrogen terdapat di udara, yaitu sekitar 78% volum. Satu-satunya senyawa Nitrogen yang penting ialah NaNO3 yang disebut sendawa Chili
Kegunaan senyawa Nitrogen untuk : Industri Pupuk, Mesiu dan Bahan Peledak, yang disebut fiksasi nitrogen buatan. Metode yang utama ialah mereaksikan Nitrogen dengan Hidrogen membentuk Amonia. Selanjutnya Amonia dapat diubah menjadi senyawa nitrogen lain seperti Asam Nitrat dan Garam Nitrat. Persamaan termokiamia reaksi sintesis Amonia ialah :
      N2(g)      +     3H2(g)       --->   2NH3(g)     DH = -92,4 kJ

Tugas :
1.   Buatlah siklus pembuatan Amonia Menurut Proses Haber-Bosch
2.   Buatlah siklus Pembuatan Asam Sulfat melalui Proses Kontak


Share

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015 SMKN 6 TANJABTIMUR
Distributed By My Blogger Themes | Design By Herdiansyah Hamzah